SELAMAT BERGABUNG di SMP SANIAH AEK SONGSONGAN. KAMI ADA UNTUK BERBAGI

Minggu, 15 Juli 2012


 
D.Tujuan
1.TujuaUmumSecara umum MOS bertujuan:a.Agar siswbaru mengenakehidupan sekoladan menyatudengan warga sekolah dalam rangka mempersiapkan diri mengikuti kegiatan belajar – mengajar. b.Memberikakesapositidamenyenangkaterhadaplingkungan pendidikan barunya. Mereka diharapkan mengawali kegiatan pendidikandengan hal – hal yang menggembirakan sambil mengenal dan mempelajari sesuatuyang baru, baik yang berkaian dengan lingkungan fisik, lingkungn sosial maupundengan cara – cara belajar yang baru.2.TujuaKhususa.Membantu siswa mengenal lebih dekat dengan lingkungan pendidikan SMP, SMAdan SMK, sehingga tercipta suasana edukatif dan kondusif ; b.Mendorong siswa untuk bersikaproaktif dalam mengenali para guru, tenaga pendidikan dan kakak – kakak kelasnya, sehingga peserta MOS bisa merasa lebihaman berada bersama mereka ;c.Membantu siswbaru beradaptasdamenyatdengawargsekolah, danlingkungan sekolah, mengetahui hak dan kewajiban serta mampu bertanggung jawabdalam kehidupan bersekolah ;d.Memahami kehidupan sekolah dalarangkpelaksanaaWawasaWiyataMandala, sehingga fungsi sekolah, guru, siswa dan masyarakat lingkungannya dapatmendukung terwujudnya tujuan pendidikan secara komperehensif e.Mendoronsiswuntumemilikkepercayaadirsehinggberanimengungkapkan pendapat dan aktif mempertanyakan kebenaran pendapat orang lain.f.Mendorong siswa untuaktif menambah pengetahuannya melalui pengamatanterhadap lingkungan sekolah yang baru.g.Memotivassiswagar merasa banggmenempuh pendidikadi sekolahnya,sehingga dapat memahami dan melaksanakan aturan – aturan sekolah dengan baik.3
 
BAB IIPROGRAM KEGIATAN
A.Prinsip – Prinsip Penyelenggaraan MOS
Penyelenggaraan MOS pada jenjang SMP, SMA dan SMK ini berdasarkan prinsip – prinsipsebagai berikut:1.Har– hari pertammasusekolah selama tiga haridiisdengakegiatamasaorientasi siswa yang bersifat edukatif dan bukan mengarah kepada tindakan destruktif danatau kegiatan lain yang merugikan siswa baru baik secara fisik maupun secara psikologis;2.Kegiatan MOS dilakukan selama jam belajar antara lain dengan ceramah, pengenalanterhadap program dan cara belajar, tata tertib, kegiatan ekstrakulikuler, lingkungan sertavisi dan misi sekolah, sebagai awal kearah tebentuknya kultur sekolah yang kondusif bagi proses belajar mengajar;3.Pelaksanaan MOS harudidasari prinsip mudah, murah, menyenangkan, massal danmeriah. Untuk kegiatan – kegiatan MOS perlu disesuaikan dengan kondisi sekolah yang bersangkutan.4.Pendanaan pelaksanaan MOS dibebankapadAnggaran Pendapatadan BelanjaSekolah ( APPBS )5.Penyelenggaraan MOS bersifafleksibel/luwesdapat memilih beberapa acara yangtercantum dalam lampiran juklak ini. Acara yang dipilih harus disesuaikan dengan kondisisekolah yang bersangkutan. Harus diingat bahwa daftar kegiatan yang dicantumkan dalamlampiran ini adalah
alternatif kegiatan yanbukan kegiatawajib
yanharusseluruhnya dilakukan. Bahkan sekolah dibolehkan mengembangkan acara lain, selamaacara itu mendukung tercapainya kegiatan MOS.6.PelaksanaaMOharumelibatkan secaraktigurdasiswsenior karenakegiatan MOS merupakan bagian dari hari efektif belajar. Maka pelaksanaannya diatur Kepala Sekolah,
siswa senior
tidak diliburkan.7.KegiataMOS dapat dilaksanakasecara terpusat atau secarterpencar. Kegiatanterpusat maksudnya kegiatan yang diikuti sekaligus oleh seluruh siswa baru dan siswaseniodibawapimpinan seorang fasilitator. Sebaliknya acara terpencar adalah acarayang berlangsung dalam kelompok – kelompok/gugus. Tiap kelompok/gugus dipimpinoleh seorang fasilitator yang berbeda. Fasilitator adalah seseorang yang mengendalikan jalannya acara. Orang ini bisa kepala sekolah, guru, tokoh msyarakat, atau kakak kelas.Pembentukan kelompok/gugus tidak berdasarkan kelas – kelas yang dibentuk. Jumlahanggota kelompok/gugus dapat disesuaikan dengan kelompok/gugus.8.Untuk memperlancar kegiatan yang bersifat terpencar, dapat dibentuk subkelompok/subgugus yang terdiri dari siswa senior, siswa baru, dan guru. Jumlah tiap subkelompok/subgugus warga sekolah dibatasi antara 5 – 10 orang.9.Penyampaian meteri dalam MOS seminimal mungkin menggunakan metode ceramahdan
tidak diperbolehkan mengadakan perpeloncoan
dalam bentuk apapun.
B.Langkah – Langkah Pelaksanaan MOS
1.PembentukaPanitiaPanitiMOS sebaiknya sudah selesadibentuk dan diumumkan sebeludimulainyaliburan akhir tahun pelajaran, sehingga panitia yang ditunjuk dapat melakukan langkah – langkah persiapan.2.PembentukaguguskelompoJumlah gugus/kelompok yang dibentuk disesuaikan dengan jumlah siswa. Tiap gugus/kelompok haruberanggotakan minima20 damaksimal 25 siswbaru. Setelahterbentuk jumlah gugus/ kelompok, bagilah siswa senior dan guru secara merata ke dalamgugus/ kelompok itu. Sedapat mungkidaftaanggotguguskelompodapatdiumumkan sebelulibur akhir tahun pelajaranagasiswa lamsudah mengetahuigugus/ kelompoknya.4
 
3.PenentuaKoordinatodaWakiKoordinatoGugusTugaskan masing-masing satu orang guru sebagai Koordinator Gugus/Kelompok wargasekolah dan satu orang guru lain sebagai Wakil Koordinator 4.PengarahaTeknisParKoordinator dan Wakil Koordinator serta instansi terkailainnymemberikan penjelasan teknis tentang pelaksanaan MOS.5.PenyusunaAcarMOSPanitia Penyelenggara mengadakan rapat persiapan untuk memilih materi yang sesuaidengan kondisi, yang selanjutnya menyusun jadwal acara, antar gugus dapat mempunyaisusunan acara yang berlainan.
Contoh materi MOS:MATERWAJIBMATERPILIHAN
1.Wawasan Wiyata Mandala2.Kesadaran Berbangsa danBernegara3.Tata Krama / Budi Pekerti4.Pengenalan Kurikulum SMA5.Ibadah Bersama / Bintal1.Cara Belajar Efektif Kurikulum2.Dinamika Kelompo3.Lomba Kreativitas bidang Seni4.Lomba Kreativitas bidang Olahraga5.Kepemimpinan/ Leadership6.Perkenalan dengan Kakak kelas/ Guru/tenaga kependidikan7.Bhakti Sosial8.Ceramah Anti Narkoba, HIV/ AIDS9.Tata Upacara Bendera dSekolah10.Baris – berbaris11.Pengenalan Kegiatan Ekstra Kulikule12.Lain – lain ( disesuaikan dengankondisi sekolah )6.Penentuan Lokasi Penyelenggaraan
C.Alternatif Acara MOS
Alternatiacara MOS yandilampirkan ini dapadipilisebagaacara MOS yangdisesuaikan dengan kondisi sekolah masing – masing. Petunjuk dan contoh mengenai caramenjalankan kegiatan dapat dilihat pada bagian lampiran.5
 
BAB IIIP E N U T U P
Pedoman Pembinaan Masa Orientasi Siswa (MOS) ini merupakan upaya untuk lebihmemudahkan penyelenggaraaMasa Orientsi Siswdi SMPSMA/SMK denganmempertimbangkan kondisi dan situasi masing – masing sekolah.Pedoman Pembinaan ini akan lebih berarti apabila diikuti peran aktif dan kreatif KepalaSekolah dan unsur sekolah lainnya serta dukungan orang tua, masyarakat dan pemerintah daerahsetempat.Mudah – mudahan dengan terselenggaranya MOS dapat membantu sekolah meningkatkankualitas sumber daya manusia sebagai pembinaan awal kearah terbentuknya kultur sekolah yangkondusif bagi proses belajar – mengajar